Cara Mencegah Stroke Berulang

Serangan stroke tergolong menakutkan dan mematikan. Hal inilah yang dirasakan oleh orang-orang yang pernah mengalaminya. Sehingga pasca stroke akan merubah gaya hidup lebih baik supaya tidak terserang stroke lagi. Berikut ini berbagai cara mencegah stroke berulang yang wajib diterapkan.

Sejak dulu terjangkit stroke menjadi momok menakutkan. Apalagi dapat mengakibatkan cacat fisik dan efeknya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Selain itu, proses penyembuhan stroke juga memakan waktu lama. Minimal selama 6 bulan dan maksimal 1 tahun. Penyakit ini merupakan penyakit umum di Indonesia, begitu banyak penderitanya.

Banyak dokter mengatakan jika setiap orang beresiko mengalami stroke lebih dari satu kali. Terutama mereka mantan penderita stroke yang telah dinyatakan sembuh dapat mengalami kembali.

Sehingga sangat dibutuhkan langkah-langkah pencegahan agar tidak terulang lagi. Berdasarkan jurnal dari Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi dari Klinik Wijaya Sharon Loraine. Mengemukakan jika pasca stroke sebaiknya merubah pola hidup sehat. Aksi pencegahan ini dinilai efektif dibandingkan mengonsumsi obat-obatan dalam jangkat panjang.

Cara Mencegah Stroke Berulang

Cara Mencegah Stroke Berulang
Gambar oleh Carabo Spain dari Pixabay

Stroke berulang dapat dialami oleh siapa saja yang dulu pernah terserang stroke. Bahkan, serangan stroke berulang dapat berakibat fatal. Tidak perlu khawatir karena mantan penderita dapat melakukan pencegahan lebih awal. Berikut ini cara mencegah stroke berulang yang wajib dilakukan. Check this out!

  1. Mengenali dan mengontrol faktor risiko pasien stroke. Misalnya tekanan darah tinggi atau hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan hiperkolesterolemia. Apabila memiliki resiko tersebut sebaiknya melakukan check-up kesehatan secara berkala ke dokter atau rumah sakit.
  2. Melakukan aktifitas fisik dan latihan gerak tubuh secara rutin serta teratur. Minimal tubuh harus aktif bergerak 5 hari dalam satu minggu. Aktifitas fisik yang ringan juga direkomendasikan seperti berjalan santai. Sebelum melakukan aktifitas rutin dapat berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu.
  3. Mengonsumsi makanan sehat yang mengandung kalori seimbang. Pasalnya ada beberapa makanan yang tidak baik bagi kesehatan pembuluh darah. Misalnya makanan berlemak. Adapun makanan yang sehat dikonsumsi berupa buah-buahan, sayuran, dan makanan dengan kandungan garam rendah. Buah-buahan dapat menjadi obat stroke alami.
  4. Ternyata berat badan ideal tidak hanya mempercantik penampilan semata. Mempertahankan berat badan normal juga berdampak baik bagi kesehatan. Misalnya jika bobot tubuh berlebihan atau obesitas wajib melakukan diet sehat disertai olahraga teratur. Hindari melakukan diet ekstrik karena tidak baik bagi kesehatan tubuh.
  5. Membatasi dan menghindari konsumsi minuman beralkohol. Dalam hal ini tidak dianjurkan mengonsumsi alkohol karena dapat memicu penyumbatan saraf, irama jantung tidak teratur, dan diabetes. Banyak penderita stroke meratapi nasibnya karena dulu gila mengonsumsi alkohol.
  6. Menghindari rokok dan asap rokok. Meroko tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga orang lain. Walaupun perokok pasif juga memiliki resiko terserang stroke. Kondisi ini disebabkan dari asap rokok yang menghambat aliran pada pembuluh darah.
  7. Setelah mengetahui stroke maka tidak ada salahnya melakukan edukasi. Misalnya dengan memaparkan apa saja bahaya stroke. Sekaligus memaknai penanganan awal yang wajib dilakukan apabila seseorang mengalami serangan berulang.
  8. Tidur yang cukup sangat baik bagi kesehatan tubuh. Oleh sebab itu, setiap orang wajib mencukupi waktu tidur. Umumnya orang dewasa wajib memenuhi jam tidur sekitar 6-8 jam dalam sehari.
  9. Kondisi psikis ternyata berpengaruh pada kesehatan. Sebaiknya belajar mengelola emosi agar tidak mudah stress. Pasalnya, saat menanamkan pikiran stress memicu otot dalam otak semakin menegang. Akhirnya pembuluh darah sulit mengalirkan darah ke seluruh jaringan otak.

Baca juga: Media Sosial paling Ngetren dalam Dunia Teknologi Telekomunikasi

Cara Mencegah Stroke Berulang Menurut Ahli Saraf

Menurut ahli syaraf terkemuka, dr. Mursyid Bustami, Sp. S (K)., KIC., MARS, menyebutkan setiap orang yang dulunya mengalami stroke dapat terulang kembali. Tidak ada jangka waktu pasti mengenai kapan stroke akan menyerang lagi. Namun, biasanya serangan stroke ulang rentan terjadi dalam waktu 5 tahun pasca penyembuhan.

Menurut dr. Mursyid Bustami, Sp. S (K)., KIC., MARS, cara mencegah stroke berulang cukup praktis dilakukan. Utamanya menerapkan gaya hidup sehat. Mulai dari tidak merokok, menjaga kestabilan gula darah dan tekanan darah, diet rendah garam, dan mengonsumsi makanan rendah lemak jenuh.

Apabila memiliki bobot tubuh berlebihan atau obesitas juga berpotensi besar mengalami stroke berulang. Oleh sebab itu, setelah sembuh dari stroke wajib melakukan diet sehat. Sementara itu, dalam proses penyembuhan stroke maka penderita dapat mengonsumsi antikoagulan dan aspirin.

Aspirin berguna untuk meredakan nyeri. Antikoagulan bekerja mengencerkan darah yang mengalami pembekuan. Dapat juga mengambil langkah pembedahan atau operasi guna pencegahan stroke berulang. Prosedur pembedahan yang dimaksud berupa Endarterektomi (operasi pembuluh darah) dan stenting (pemasangan cincin pembuluh darah di otak). 
 
Cara mencegah stroke berulang dapat diterapkan sedini mungkin. Terlebih lagi selama 2 tahun pertama pasca dinyatakan sembuh dari stroke, masih tetap beresiko mengalami stroke berulang.